Selasa, 06 November 2012

Job Seeker

Diwisuda tepat di akhir bulan Juli, beberapa hari sebelum puasa Ramadhan, sedikit memberi keuntungan bagi saya. Menikmati puasa Ramadhan di rumah bersama keluarga sambil menelusuri lowongan perkerjaan lewat internet. 

Saya merasa buta tentang bidang pekerjaan yang akan saya ambil, karena yang saya tahu hanyalah saya harus bekerja di perusahaan telekomunikasi sesuai dengan jurusan kuliah saya. Hal pertama yang saya lakukan adalah mendaftarkan diri saya pada account job seeker apapun yang saya tau. Saat itu saya memiliki dua orang advisor utama soal lowongan pekerjaan, yang pertama Bapak dan yang kedua pastinya pacar saya karena mereka sudah bekerja lebih dulu dibanding saya. 

Saya menata meja di kamar saya, dan meletakkan lapotp saya di atasnya. Kabel LAN dan modem yang tadinya ada di kamar orang tua saya, saya pindahkan menjadi di kamar saya agar saya bisa dengan mudah mendapatkan koneksi internet dari kamar saya sendiri. Setiap hari yang saya kerjakan hanya mengecek email dan melihat lowongan-lowongan pekerjaan yang secara otomatis masuk ke email saya karena saya telah mendaftar sebagai anggota job seeker. Sesekali juga saya melihat informasi di group jejaring sosial tentang lowongan pekerjaan yang di post oleh teman-teman satu angkatan. Semua lowongan pekerjaan yang saya pikir menarik pasti saya apply lamaran ke sana (maklum masih fresh grad banged). Saya mendatangi semua panggilan tes, dari mulai perusahaan kecil yang tidak jelas sampai dengan perusahaan besar begengsi. Dari tempat tes di Bandung, Purwakarta juga Jakarta (Saya tinggal di Bekasi)semua saya datangi. Pagi-pagi berangkat naik angkutan umum, membawa beberapa berkas yang dibutuhkan dan mengenakan pakaian seadanya yang saya pikir pantas untuk dipakai ke perusahaan. Sampai pada suatu waktu, sepulang saya mengikuti tes di Purwakarta, telepon seluler saya berdering dari nomor yang tidak saya kenal. Orang di seberang telepon sana mengabarkan kepada saya bahwa saya harus segera interview di salah satu perusahaan operator telekomunikasi yang berlokasi di kawasan perkantoran Mega Kuningan Jakarta. 

Saya sangat senang sekali saat itu, karena itu adalah panggilan bekerja pertama yang menurut saya memuaskan tawarannya (memuaskan bagi seorang mahasiswa yang baru lulus). Beberapa hari kemudian di bulan puasa dengan pakaian seadanya lagi saya berangkat ke kawasan perkantoran tersebut untuk interview. Maklum saat itu sebagai mahasiswa yang baru lulus kuliah, saya senang sekali bisa masuk ke area perkantoran gedung tinggi. Bertemu dengan seorang bapak-bapak setengah baya yang ramah yang mengantarkan saya ke ruangan tempat saya interview. Di ruangan itu saya bertemu dengan seorang laki-laki muda yang saat itu di adalah orang yang menginterview saya.

Beberapa hari kemudian setelah hari interview itu, saya mendapat telpon kembali dari orang yang sama yang waktu itu mengabari saya soal interview pekerjaan di perusahaan operator tersebut. Dia mengabari bahwa saya sudah mulai bisa bekerja secepatnya dan harus mengambil perlengkapan kerja keesokan harinya.

Alahamdulillah dan saya merasa senang karena predikat saya sebagai jobseeker sudah hamPir hilang. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar